Friday, 19 March 2010

Di Penghujung Winter


Di atas, langit kelabu
Dingin masih mendekap hingga tulangku
Ranting-ranting masih sepi
Tanpa deretan tunas hijaukan hari
Dan kuncup-kuncup bunga pun tak kunjung segera menghiasi
Semakin menggiring rasa tuk mengukir wajahmu

Atas nama jiwa, aku merindukanmu lebih dari sekedar kata
Atas nama hati, aku menginginkanmu disini menemani
Kau, tepi nyamanku, kita terpisah jarak membentang
Dan karena langit berkuasa atas segala

Di penghujung winter,
Sakura di sudut gelap itu merindukan hangat segera mendekat
Seperti aku yang merindukanmu

0 comments: