Friday, 2 April 2010

Present From Me For Myself, I’m 23 Years Old Now

Tak terasa genap 23 tahun sudah umur saya, tepatya hari ini, Jumat 2 April 2010 pukul 00.00. Antara sedih dan senang, antara rasa ada dan tiada, tak tahu entah kenapa. Angka 23 menunjukkan usia yang tidak lagi muda, saya bukan lagi remaja sekarang ( padahal sudah sejak beberapa tahun yang lalu ).

Berulang tahun dalam sedang berada di negeri yang jauh di seberang (maaf bahasanya kacau ). Jauh dari keluarga, jauh dari teman-teman dekat, dan jauh dari orang yang dicintai. Terkadang, menyadari kenyataan bahwa kita berada jauh dari mereka, sudah bisa jadi alasan untuk bersedih. Sebenarnya bukan apa-apa, bukan masalah "ulang tahun" ada acara apa, dapat hadiah apa, dapat surprise seperti apa, menghabiskan waktu dengan siapa. Toh bagi saya, bukan sesuatu yang saya anggap amat sangat penting. Bahkan tak pernah ada perayaan kecuali untuk yang ke-17. Hari jadi, sekedar "waktu" di mana di hari itu lah saya diberi kesempatan untuk melihat dunia yang pertama kali. Sekedar mengingatkan bahwa sudah berapa tahun saya hidup di dunia ini dan apa saja yang telah saya lakukan selama itu. Sekedar mengingatkan bahwa umur semakin bertambah, dan bertambah pula beban dan tanggung jawab yang harus saya pikul. Ternyata ulang tahun itu tak lebih dari sekedar pengingat bagi saya.


 ( I'm 23 years old now )
Merasa beruntung, di hari yang biasanya orang bilang "hari spesial' ini, saya masih diberi kesempatan untuk merasakan bahwa dunia itu indah. Walaupun jauh dari keluarga, dan orang yang dicintai, beruntung saya masih bisa merasakan kepedulian dan rasa sayang dari orang-orang disekitar saya. Ada yang membuatkan kue buat saya, memberi ucapan selamat tepat pukul 00.00, menelepon saya dari jauh malam-malam, memberi ucapan lewat facebook. Walaupun kecil, tapi hal-hal itu sangat berarti, suatu nilai "kepedulian", dan manifestasi dari "saya ada".

Jika selintas menengok ke belakang, seperti nya sering sekali di hari yang seharusnya saya merasa bahagia, justru sebaliknya. Tapi terlalu banyak menengok ke belakang bukankah hanya akan membuang waktu untuk sampai dalam melangkah ke tempat tujuan? Walau bagaimanapun, semuanya adalah proses dalam kehidupan. Walaupun merasa sakit, sedih, harus tetap disyukuri karena masih bisa merasakan "rasa" tersebut. Dan itu pun termasuk nikmat. Saya hanya ingin mengatakan bahwa saya merasa bahagia dengan apa yang saya miliki sekarang, apa yang telah terjadi pada saya, dan apa yang telah bisa saya lakukan. 

~~~Present from me for myself~~~

Kemudian, entah kenapa tiba-tiba di hari ini saya ingin sekali memelihara sebuah kaktus, dan saya pun membelinya. Saya anggap itu jadi hadiah buat saya dari diri saya sendiri. Terkesan "lonely", tapi sebenarnya tidak ada tendensi apa-apa. Bagi saya, kaktus memiliki filosofi tersendiri, tanaman unik yang memiliki daya resistansi luar biasa. Bisa bertahan hidup di lingkungan gurun yang sangat panas dan gersang, tapi bisa juga hidup di lingkungan yang cukup berair. Semoga saya bisa seperti kaktus, bisa survive dimanapun saya berada. Dan saya letakkan kaktus itu di meja saya sebagai pengingat bahwa hidup itu tidak mudah, namun tidak pula sulit.

Anyway...

Happy birthday for me... Wish all the best...  for me and everyone around me...







4 comments:

redthundie said...

selamat ulang tahun bu...
wish u all the best..



redthundie.blogspot.com

Idham 다미시 said...

Kamsahamnida ya, pemilik redthundie.blogspot.com... :p

Wish you all d'best too... ^^

Liza said...

happy birthday yaks mbak idam...

saengil chukha hamnida ^-^

all de best.

Idham 다미시 said...

Kamsahamnida ya Mbak Liza... ^^
All the best for you too... :)