Monday, 28 June 2010

Korea dan Bola

Saya gak ngerti masalah bola, saya juga gak begitu paham betul tentang Piala Dunia... Tapi saya sering mengikuti setiap Korea Selatan sedang bertanding di Piala Dunia 2010 ini... Entah kenapa seperti terbawa euforia para "Han-guk saram", menonton adalah seperti kewajiban ketika tim kesayangan mereka sedang berlaga.
Ketika Korsel lawan Nigeria kemaren, jadwal pertandingan sekitar pukul 03.30 KST. Dan alhasil siang hari-nya sebagian besar teman-teman lab saya yang orang Korea pada tertidur semua karena begadang nonton Piala Dunia. Untung saya tidak menonton kala itu... Malah senior saya bilang, "What time will you start sputtering? I want to watch World Cup. So, maybe I will come at lab after lunch".... Karena saya sedang butuh bantuan dia untuk men-setting substrate heating mesin sputtering.
Pas Korsel lawan Argentina, kebetulan waktu itu saya sedang berada di Muju karena ada conference. Dan dari kamar hotel saya, terdengar teriakan-teriakan yang sangat keras ketika Korsel mencetak gol. Sepertinya ada nonton bareng di lobby bawah. Tapi sayang, Korsel dibantai dan Argentina hujan gol, 4-1. Saya dan teman saya jadi kecewa. Dan bisa dipastikan para "Han-guk saram" itu juga kecewa, walaupun saya tidak mengerti "umeng-umeng" mereka setelahnya.
Dan semalam, Korsel lawan Uruguay... Lagi-lagi Korsel harus rela menerima kekalahan (lagi), skor 2-1 untuk Uruguay. Kok saya jadi ikut sedih ya? Sempet geregetan juga pas nonton... Meski bukan tanah air saya, hampir 4 bulan disini, jadi sedikit ada perasaan "memiliki". 
Teriakan-teriakan yang "lumayan" menggelegar terdengar dari para tetangga kami ketika Korsel mencetak gol. Dan bisa dipastikan jalanan jadi sepi ketika Korsel berlaga. Bahkan tentang Piala Dunia ini masuk menjadi topik obrolan dengan profesor... 
Yang bikin saya "agak" surprise adalah para Red Devil, sebutan untuk supporter bola Korsel. Bukan main banyaknya di acara nonton bareng....
Kira-kira seperti ini, kawasan itu jadi lautan merah :
 Red Devil, kurang tahu di ambil pas tahun berapa....

Luar biasa banyaknya... Adanya di Seoul, jadi hanya bisa menyimak dari siaran TV (itu saja streaming, untung internet di Korea tidak seperti di tanah air).

Dan saya pun jadi ikut-ikutan pesen kaos-nya "Red Devil" yang berwarna merah itu.... (walaupun Korea kalah).

2 comments:

havban said...

izin ngopas yak neng.. :D

eh.. sori, gak minta izin dulu sbelumnya..

boleh ya?? ^^

Idham 다미시 said...

Boleh... boleh kok...
Sok silahkeun... ^^

Tapi gak gratis lhoh.... kkkkk... *kidding