Tuesday, 1 June 2010

YU International Food and Foundation Day Festival

Kamis, 20 Mei 2010
 Ahayyy, dagangan kami laku keras ternyata. Tidak sia-sia sampai tengah malam kami mempersiapkannya...

Hari ini, di kampus kami ada acara "Yeungnam University International Food and Foundation Day Festival". Seperti namanya, di festival ini banyak disajikan berbagai makanan, tak terkecuali kami, para international student diminta untuk menyajikan masakan dari negara masing-masing. Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya diputuskan, kami akan menyajikan ayam bakar bumbu rujak. Pertimbangan : yang pertama karena disini seperti-nya tidak ada masakan sejenis ini, kedua karena proses bakar-membakar on the spot akan menjadi daya tarik tersendiri ditambah dengan aromanya akan mengundang orang untuk datang. Selain ayam bakar, kami juga akan membuat es buah karena jadwal kami buka stand adalah siang hari, jadi cocok untuk cuaca siang yang panas akhir-akhir ini. 

Karena acara ini dalam rangka amal yang hasilnya nanti akan disumbangkan ke UNICEF, jadi kami tidak menentukan harga. Orang bisa membeli makanan terserah mereka mau menghargai berapa. Jadwal untuk makanan Indonesia berbarengan dengan Peru, India dan Vietnam, yaitu dari pukul 10.00 s/d 14.00 waktu bagian Korea. Malam harinya, kami serumah sibuk menyiapkan segala sesuatunya buat besok, dari memasak ayam, membuat memotong wortel & timun untuk hiasan, nyiapin es buah dll. Sampai akhirnya besoknya kita semua pada bangun kesiangan dan panik pun melanda. Tapi Alhamdulillah dengan kerja sama yang baik antara penghuni Rodembil 203 (apate kami), akhirnya selesai juga pada pukul 10.00 dan siap untuk dijajakan... hehehe... Rumah kami pun seperti akan ada kenduri...

Ternyata banyak yang berminat lhoh dan sekitar pukul 12 sudah sold out. Sampai-sampai  kami tidak kebagian jatah untuk makan siang. Akhirnya "merampok" dari stand sebelah, yaitu masakan India.

Berikut ini foto-foto jepretan dari tekape :

Ketika di rumah

Para pembakar ayam... :D

Dagangan kami (ada bendara merah putihnya lho)

Tekape

Setelah dagangan habis, saat-nya bersenang-senang.... Nyobain baju tradisional, mulai dari baju tradisional Korea, Jepang, India sampai Vietnam. Dan di komplain sama temen dari Vietnam karena nyobain baju tradisionalnya tapi pakai sepatu kungfu. Harusnya sih pakai highheel, tapi belum bisa ngebayangin kalau saya pakai highheel....

Me & Hanbok

With Kimono

Penghuni Rodembil 203 (kecuali yang gak pake jilbab^^)

Foto bareng-bareng para Gyeongsaner :




1 comments:

Resti Kurniawati said...

Nice stories dear... You make me really want to go there, yeah... South Korea is one of countries that I want to visit...I wish... I can be like you as an international students or just be a visitor... ^_^