Thursday, 8 July 2010

Pagi Cerah

Kubuka kelopak mata..
Berat melekat...
Kala dewi malam menyapih bumi...
Sinar jingga menyepuh angkasa...

Aku sedang belajar mencintai pagi...

Kuturuni tangga kehidupan itu...
Satu demi satu...
Kuayun langkah...
Kaki meringan...


Terus melangkah...
Terus mengarah...


Sang raja siang mengintip malu...
Dari balik awan-awan putih...
Yang bergelayut manja di langit biru...

Sang raja siang belum menggarang...
Sinarnya masih lembut mengusap pipiku...

Terus melangkah...
Bertembang riang...

Tercium wangi aroma-aroma..
Dari balik semak perdu...
Kumbang-kumbang pun riuh menghisap nektar...
Mencumbu mesra bunga-bunga mekar...

Dedaunan bergoyang...
Seirama alunan bayu...
Menunggu musim...
Membawa gugur...
Menjemput bumi..


Terus melangkah...
Merajut mimpi...




Gyeongsan, Korea Selatan, Juli 2010
~~Melintasi perdu mewangi~~

2 comments:

havban said...

Aku seringkali kehilangan pagi..

dikala tubuh masih tertindih mimpi-mimpi

Aku bertanya.. sampai kapan aku harus bersabar?

Dikala jawaban.. semakin samar.. semakin tak terjabar.


Aku bisa saja sabar..

Asal ada yg tidak meninggalkanku dalam biar

seakan aku bukanlah mahluk yg dapat ditatar

aku ingin tempat bersandar..

sedikit kekar mungkin.. *hahaha..*

Idham 다미시 said...

Sedikit kekar?
Jadi? Jadi? Jadi?

*apasi*

Sabar Ndut... Pasti akan ada waktunya sendiri!!^^