Wednesday, 29 September 2010

Komik Korea : Smartphone (Lucu)


Curhatan Autumn : Pertemuan dan Perpisahan

Berita kurang baik di awal autumn... Aahhh, mungkin kurang tepat kalau saya bilang kurang baik, karena mungkin itu justru yang terbaik bagi mereka. Tapi, sedikit banyak, berita itu membuat hati saya menjadi sedikit tidak "nyaman", maka saya bilang kurang baik...

Sepertinya, autumn kali ini bukan hanya dingin yang menyakitkan, tapi-tapi berita-berita sedih juga ikut menyertainya. Dan seperti sebuah rangkaian, saya mendengarkan dalam waktu yang beruntun. Berita pertama, tiba-tiba salah seorang anggota rumah kami memutuskan untuk keluar dari rumah dan pindah ke rumah yang lain tinggal sendirian di one room. Sudah dapat rumahnya dan sudah dibayar. Rumah kami adalah sebuah two room yang di huni oleh 5 orang mahasiswa dari Indonesia yang kuliah di Yeungnam (cewek semua tentunya). Saya menganggap mereka semua adalah keluarga saya disini. Berarti dengan pindahnya salah satu mereka, seperti kehilangan salah satu anggota keluarga. Sedikit banyak, saya sedih. Tapi itu adalah sebuah keputusan yang harus dihormati. Sebelumnya, gak ada indikasi kalau yang bersangkutan akan pindah, jadi dalam bayangan saya kita akan terus bersama-sama tinggal di rumah tersebut sampai akhir nanti selama disini. Tapi mungkin, tidak semua orang bisa betah tinggal bareng rame-rame dalam satu rumah. Saya sadar betul bahwa tiap orang punya karakter masing-masing dan berbeda-beda pula tentunya. Ketika kita memutuskan untuk tinggal bersama-sama, konsekuensinya kita harus siap menerima mereka semua dengan segala sifat baik maupun buruknya. Dan ketika ada sesuatu yang gak sesuai dengan kita, baik itu kebiasaan, sifat, prinsip, atau hal-hal lainnya, hal itu bisa menimbulkan ketidaknyamanan. Maka toleransi dan saling menghormati disini sangatlah penting. Saya akui  kalau saya orangnya cuek, berantakan, semaunya sendiri. Mungkin kadang orang bisa "enek" dengan berbagai macam kejelekan saya itu. Tapi, saya pun menghormati apapun yang mereka lakukan dan sedikit mungkin gak terlalu banyak komentar dengan apa yang mereka lakukan, selama tidak ada yang menyimpang. Tak bisa dipungkiri juga, benturan-benturan dan masalah-masalah pasti ada. Tapi itu bukan big problem menurut saya, tergantung bagaimana kita menyikapinya, dan kedewasaan dibutuhkan juga disini. Bahkan saya pernah bertengkar lumayan "dahsyat" dengan teman terdekat saya di rumah itu. Tapi setelah itu, selesai, dan kembali seperti sediakala. Namun, jika teringat, betapa sangat menyesalnya saya karena tidak bisa mengendalikan diri kala itu.

 Ini foto ketika lebaran kemaren, atas permintaan saya untuk sebuah foto "keluarga".

Dengan tinggal bersama-sama, paling tidak ada teman disamping kita yang bisa saling mengingatkan disaat kita lengah sekaligus tempat untuk berbagi, kesedihan maupun kebahagiaan. Terlebih di tempat yang jauh dari kelurga dan orang-orang terdekat seperti disini. Yang bener-bener jadi "temen" kita dan yang mengerti kita, itu tidak banyak, bisa dihitung dengan jari. Alangkah sedihnya ketika kita mendapatkan masalah di lab atau sedang bahagia karena research kita berhasil tapi tidak ada seseorang pun untuk berbagi tentang hal itu. Meskipun kadangkala mereka tidak bisa membantu atau menyelesaikan masalah kita, tapi adanya mereka dengan telinga dan tangan-tangan, yang siap mendengar dan memeluk kita, maka itu pun cukup untuk membuat kita kembali kuat. 

Dengan tinggal bersama-sama, mungkin privacy kita menjadi berkurang karenanya. Tapi saya mengingat dengan jelas saat-saat kebersamaan dan kekeluargaan di rumah itu. Sangat berterima kasih, mungkin itu ungkapan yang pantas saya ucapkan dari dalam dalam lubuk hati saya. Di tengah-tengah berbagai macam beban dan masalah yang saya alami disini, mereka ada sebagai keluarga dengan segenap kehangatan. Jika boleh saya mengenang : pergi ke festival bunga di Jihae bareng-bareng, pergi ke Busan, Daejon dan Seoul juga bareng-bareng serumah, ngumpul bareng di kamar saya kemudian ngobrol membicarakan mulai dari research, kuliah, impian-impian kami dan lain-lain sehabis pulang dari lab, pelukan dari mereka untuk saya ketika saya menangis, roti bakar dan makanan lainnya yang mereka sediakan ketika saya bangun tidur dan buka puasa, ngaji bareng-bareng, makan bareng-bareng, sholat tarawih bareng-bareng, masak bareng-bareng, sholat Ied bareng-bareng... Aahhh, terlalu banyak hal yang telah kami lalui bersama-sama, tak bisa dihitung. Yang pasti, semua itu adalah indah.

Bulan depan, satu orang anggota rumah kami juga akan meninggalkan rumah itu. Pulang karena sudah tidak ada lagi yang perlu dikerjakan disini dan sudah lulus. Pulang untuk mempersiapkan pernikahannya di bulan berikutnya. Semua pasti tidak akan pernah sama setelahnya. Bahkan jika mengingatnya bahwa akan ada anggota rumah kami yang pergi bulan depan, tiba-tiba suasana menjadi muram dan raut-raut kesedihan jelas tergambar di muka-muka kami. Karena itu berarti anggota keluarga kami akan berkurang kembali...

 Anyway, di setiap pertemuan, sudah seharusnya kita menyiapkan kata-kata untuk salam perpisahan. Karena bagi saya, kedua hal tersebut seperti berada di sisi-sisi sebuah koin mata uang...

Hah, hwaiting... !!

Berita kedua nyambung di sekuel berikutnya...

Tuesday, 28 September 2010

Rindu Itu...

Kadangkala, rindu itu rasanya asin...
Gak percaya khan?
Coba biarkan air yang meleleh dari matamu itu memasuki rongga mulut, kemudian cecaplah barang sedikit...
Asin?


Entahlah... T.T


Bogoshipo...

Monday, 27 September 2010

Seoul Trip : (7) Dongdaemun

Trip hari kedua kali ini gak naik Seoul City Tour Bus, tapi naik subway. Dan ceritanya, kita sedang belajar naik subway di Seoul yang line nya seabrek itu, ada 9 line (kalau di Daegu mah cuma ada 2 line doank, dan satu  stasiun transfer). Membaca subway direction, mencari jalur transfer, mencari jalur keluar, membaca peta subway, dsb lah ya yang berhubungan dengan subway-subway an itu.  Dan senjata andalan kita : peta Seoul subway sama brosur wisata kota Seoul. Tujuan pertama kita adalah Dongdaemun. Dari stasiun subway Hong-Ik University (berhubung kita menginap di dekat situ), lewat line 2 langsung bisa nyampe Dongdaemun Stadium, (di antara Euljiro-4-ga sama Sindang subway station), gak perlu pake transfer. Keluar pintu exit (saya lupa exit berapa), langsung berada di Dongdaemun History and Culture Park sama Dongdaemun Design Plaza. Tapi kedua bangunan ini masih dalam tahap penyelesaian, belum dibuka karena belum jadi 100%. Sepertinya tempat ini akan menjadi History & Culture Park yang cukup besar dilihat dari design nya. Di sekitar tempat ini terdapat fashion centre, terus ada Dongdaemun Market yang terkenal sebagai pusatnya belanja pakaian. Tapi sayang kita gak mampir ke Dongdaemun Market soalnya mengejar waktu untuk pergi ke Namdaemun Market, salah satu pasar terbesar di Seoul. Toh barang-barang yang dijual di kedua tempat ini mungkin hampir sama.

Salah satu sisi tembok Dongdaemun History & Culture park, temboknya berwarna hijau itu tempelan dari rumput-rumput sintetis
Dongdaemun History & Culture park, menurut design nya kalau sudah jadi bakalan seperti ini. Kayak ular, iya gak sih?

Ini patung Haechi, ikon nya kota Seoul, yang terbuat dari sampah botol-botol plastik bekas

Saya dan Haechi "sampah"


Haechi "sampah" juga, lihat bentuknya deh!

Just another side around of Dongdaemun

Just another side around...


Seoul Trip : (6) Insadong

Insadong, adalah tempat yang wajib dikunjungi kalau sedang berlibur ke Seoul. Ada apakah gerangan disana? Insadong diibaratkan Malioboro kalo di Jogja (padahal saya sendiri belum pernah ke Malioboro lho.. xixixi). Di Insadong dijual berbagai macam kerajinan tangan, barang-barang seni, barang-barang antik serta souvenir khas Korea, mungkin dengan harga yang lebih murah. Mulai dari topeng, gantungan kunci, gantungan hp, sumpit, topi, syal, pembatas buku, tempat pensil, tempat koin dan masih banyak yang lainnya. di sepanjang Insadong-gil. Kalau mau dapat harga lebih murah, kamu bisa menawar harga ke penjualnya dengan muka memelas dan bilang kalau kita adalah student, terus bilang "kaka juseyo" deh, serta tunjukkan gelagat  bener-bener menginginkan barang tersebut. Dan terbukti jurus ini  terbukti ampuh saat salah satu housemate saya menawar sebuah kimono, dapat hampir separuh harga, Di Insadong juga ada banyak terdapat kedai teh dan kopi serta restoran yang menyediakan menu masakan dan minuman tradisional Korea.

Kalau ke Seoul, jangan lewatkan mengunjungi Insadong!

Patung di deket pintu masuk Insadong... Entahlah itu patung apa, belum nyari namanya... ^^

Ini toko souvenir pertama yang kita kunjungi.... Disini saya beli souvenir gantungan kunci + gantungan hp... Satu pack seharga 10ribu won, isinya 10 pcs.

Suasana Insadong sore hari, foto ini diambil sekitar jam 6-an...

Suasana Insadong sore hari... just another...

 
Another souvenir shop...

Di depan sebuah tea house...

Just another souvenir shop... Tipikal toko-toko disini hampir sama, mereka jual kotak pensil, gantungan kunci, gantungan hp, kipas, pembatas buku, dll... See it...!

Cozzy place, I think...

Syal yang aku jadiin kerudung pasmina ini harganya cuma 5000.... won... Beli langsung dipake... ^^

The last picture before leaving this place...

Menikah (Cuma Mimpi)

Heran juga nih saya, gak ada hujan gak ada angin gak ada petir, eh tiba-tiba saja semalem mimpi nikah (memangnya kalau kita bermimpi itu harus ada pertanda terlebih dahulu gitu apa?). Aneh aja rasanya. Padahal gak lagi mau nikah dalam waktu dekat, gak lagi akan dilamar (ada yang mau gitu? ckckck), boro-boro deh namja chinggu aja opsoyo. Emang beberapa waktu terakhir ini saya sering mendengar berita bahagia tentang pernikahan, pernikahan temen-temen dan orang-orang dekat saya. Dan biasanya kalau mereka mengabarkan tentang berita bahagia itu, tak lupa saya menyelipkan pesan "Doakan saya juga ya, biar cepet nyusul".  Amien...

Anehnya, di mimpi itu, saya gak kenal dengan orang yang akan menikahi saya. Bahkan seperti di film-film, saya justru berusaha kabur dari acara pernikahan. Aneh nggak sih? Biasanya kalo orang yang mau nikah itu pasti seneng lah ya.

Anyway, it's just a dream... I wish I wouldn't escape from my wedding ceremony.... 

*Postingan gajebo di kala kedinginan di lab... Eiihhhh, udah mulai musim gugur kek nya... Daun-daun mulai menguning, suhu udara drop seketika... And it's hurt me...huhuhu*


Sunday, 26 September 2010

Presiden Korea Selatan Yang Memulai Dari Nol

Nemu artikel dari website nya Andriewongso tentang Presiden Korea Selatan. "From zero to hero", maybe that's the right word to describe about. Okay, selamat membaca kisah ini. Semoga terinspirasi... Pokoknya salut deh buat Pak Lee... :)
==================================================================================

Jika Anda sering mendengarkan filosofi "Success is My Right", yakni sukses adalah hak milik siapa saja, barangkali kisah yang dialami presiden terpilih Korea Selatan ini mampu menjadi contoh nyata. Lee Myung-bak yang baru saja memenangkan pemilu di Korea ternyata punya masa lalu yang sangat penuh derita. Namun, dengan keyakinan dan perjuangannya, ia membuktikan, bahwa siapa pun memang berhak untuk sukses. Dan bahkan, menjadi orang nomor satu di sebuah negara maju layaknya Korea Selatan.

Coba bayangkan fakta yang dialami oleh Lee pada masa kecilnya ini. Jika sarapan, ia hanya makan ampas gandum. Makan siangnya, karena tak punya uang, ia mengganjal perutnya dengan minum air. Saat makan malam, ia kembali harus memakan ampas gandum. Dan, untuk ampas itu pun, ia tak membelinya. Keluarganya mendapatkan ampas itu dari hasil penyulingan minuman keras. Ibaratnya, masa kecil Lee ia harus memakan sampah!

Terlahir di Osaka, Jepang, pada 1941, saat orangtuanya menjadi buruh tani di Jepang, ia kemudian besar di sebuah kota kecil, Pohang, Korea. Kemudian, saat remaja, Lee menjadi pengasong makanan murahan dan es krim untuk membantu keluarga. "Tak terpikir bisa bawa makan siang untuk di sekolah,"sebut Lee dalam otobiografinya yang berjudul "There is No Myth," yang diterbitkan kali pertama pada 1995.

Namun, meski sangat miskin, Lee punya tekad kuat untuk menempuh pendidikan tinggi. Karena itu, ia belajar keras demi memperoleh beasiswa agar bisa meneruskan sekolah SMA. Kemudian, pada akhir 1959, keluarganya pindah ke ibukota, Seoul, untuk mencari penghidupan lebih baik. Namun, nasib orangtuanya tetap terpuruk, menjadi penjual sayur di jalanan. Saat itu, Lee mulai lepas dari orangtua, dan bekerja menjadi buruh bangunan. "Mimpi saya saat itu adalah menjadi pegawai," kisahnya dalam otobiografinya.

Lepas SMA, karena prestasinya bagus, Lee berhasil diterima di perguruan tinggi terkenal, Korea University. Untuk biayanya, ia bekerja sebagai tukang sapu jalan. Saat kuliah inilah, bisa dikatakan sebagai awal mula titik balik kehidupannya. Ia mulai berkenalan dengan politik. Lee terpilih menjadi anggota dewan mahasiswa, dan telibat dalam aksi demo antipemerintah. Karena ulahnya ini ia kena hukuman penjara percobaan pada 1964.

Vonis hukuman ini nyaris membuatnya tak bisa diterima sebagai pegawai Hyundai Group. Sebab, pihak Hyundai kuatir, pemerintah akan marah jika Lee diterima di perusahaan itu. Namun, karena tekadnya, Lee lantas putar otak. Ia kemudian membuat surat ke kantor kepresidenan. Isi surat bernada sangat memelas, yang intinya berharap pemerintah jangan menghancurkan masa depannya. Isi surat itu menyentuh hati sekretaris presiden, sehingga ia memerintahkan Hyundai untuk menerima Lee sebagai pegawai.

Di perusahaan inilah, ia mampu menunjukkan bakatnya. Ia bahkan kemudian mendapat julukan "buldozer", karena dianggap selalu bisa membereskan semua masalah, sesulit apapun. Salah satunya karyanya yang fenomonal adalah mempreteli habis sebuah buldozer, untuk mempelajari cara kerja mesin itu. Di kemudian hari, Hyundai memang berhasil memproduksi buldozer.

Kemampuan Lee mengundang kagum pendiri Hyundai, Chung Ju-yung. Berkat rekomendasi pimpinannya itu, prestasi Lee terus melesat. Ia langsung bisa menduduki posisi tertinggi di divisi konstruksi, meski baru bekerja selama 10 tahun. Dan, di divisi inilah, pada periode 1970-1980 menjadi mesin uang Hyundai karena Korea Selatan tengah mengalami booming ekonomi sehingga pembangunan fisik sangat marak.

Setelah 30 tahun di Hyundai, Lee mulai masuk ke ranah politik dengan masuk jadi anggota dewan pada tahun 1992. Kemudian, pada tahun 2002, ia terpilih menjadi Wali Kota Seoul. Dan kini, tahun 2007, Lee yang masa kecilnya sangat miskin itu, telah jadi orang nomor satu di Korea Selatan. Sebuah pembuktian, bahwa dengan perjuangan dan keyakinan, setiap orang memang berhak untuk sukses, 'Success is My Right'!!!

Keberhasilan hidup Lee, mulai dari kemelaratan yang luar biasa hingga menjadi orang nomor satu di Korea Selatan, adalah contoh nyata betapa tiap orang bisa merubah nasibnya. Jika orang yang sangat miskin saja bisa sukses, bagaimana dengan kita? Mulailah dengan keyakinan, perjuangan, dan kerja keras, maka jalan sukses akan terbuka bagi siapapun. Salam sukses Luar biasa!!!

Sumber 

Kenapa Gak Punya Cowok?

Percakapan ketika mengunjungi apate (apartemen) professor kami pas hari terakhir Chusok. Beberapa sonbe (=senior) yang sudah lulus dan bekerja hadir disana juga, termasuk Che Minh Oppa, yang sekarang kerja di LG-Phillips. Ada juga Jung Min Oppa yang datang jauh-jauh dari Jepang, dia nglanjutin S3 nya di Osaka University. Pulang ke Korea dalam rangka liburan Chusok. Kedua orang ini saya sudah kenal dan sebelumnya sudah pernah ketemu. Che Minh Oppa cerita kalo sekarang dia udah punya cewek. Padahal waktu ketemu dia terakhir, dengan muka sedih dia bilang belum punya cewek. You know that Che Minh Oppa has a killer eyes and cute face I think... Kamu tau, kalo cowok-cowok Korea itu kelihatan jauh lebih muda dari usia sebenarnya. Misalnya si Che Minh Oppa ini. Meskipun usianya sudah 31 tahun tapi kelihatan seperti berumur 24-25 tahunan... Dan sebagian besar cowok-cowok Korea memang seperti itu... Berbeda sekali sama di Indonesia... 

Saya : Oppa, yoja chinggu odie issoyo? (Kak, ceweknya ada dimana?) 
Oppa : Soule issoyo (Di Seoul)
Saya : Onje kyoronheyo? (Kapan nikah?)
Oppa : 2 years later... I hope... (2 tahun kemudian... Saya berharap...)
Saya : Good. I suggest you to go to Bali Island in Indonesia for honeymoon. It's a nice and romantic place I think. You will love it.
Oppa : So, I ask you to be the guide for us when we go there...
Saya : If I were in Indonesia... :)
Oppa : Idham, namja chinggu issoyo? (Idham, punya cowok gak?)
Saya : Aniyo, opsoyo (Gak, gak punya)
Oppa : Whe namja chinggu opsoyo? (Kenapa gak punya cowok?)
Saya bingung mau jawab apa, berpikir sejenak; kemudian...
Saya : Kenyang (so so... gak apa-apa)

Dan mereka semua pun menertawakan saya... 
Memangnya gak punya cowok itu harus ada alasannya apa? Memangnya juga kalo gak punya cowok itu adalah sesuatu yang lucu? Hoh... Dasar!! *senewen*
Untung gak saya jawab, "Because you already have girlfriend, Oppa!" 


*Oppa adalah panggilan untuk cowok yang lebih tua, kayak "Mas" gitu deh kalo di Indonesia

Saturday, 25 September 2010

Welcome Autumn
















Ngecek website KMA (Korea Meteorogical Administration), suhu saat ini sekitar 13 derajat Celcius. Pantesan dingin banget. Udah masuk autumn rupanya. Bbbbrrr.... Saatnya ngeluarin baju-baju hangat...

Welcome autumn...

Donel Opsoyo

Donel opsoyo = gak punya duit...

Barangkali orang yang paling miskin di Gyeongsan sekarang adalah saya.... Betapa tidak, I have no money anymore. Bener-bener dompet saya kosong melompong gak ada isinya sama sekali kecuali beberapa koin 100-an won. Di acccount Daegu Bank pun kemaren saya check cuma ada 27.000 won saja buat satu bulan ke depan.  Ditambah dengan hutang dan tunggakan yang masih belum terbayar... Lengkap sudah!!

Eehhh, masih punya harta karun simpenan ding... yaitu setengah toples uang koinan, mulai dari 10 won, 50 won, 100 sampai 500-an. Karena hobby ngumpulin uang koinan, sampai-sampai di juluki Bibi Gober sama anak-anak rumah. Tapi sekarang itu pun tak banyak membantu barangkali, soalnya banyakan koin 100-an nya sih daripada yang 500-an. 

Alhasil, kalo di ajakin pergi/maen kemana-mana dan beli/belanja apa-apa, cuma bisa jawab "donel opsoyo". Pun begitu, ternyata rejeki masih bisa datang darimana saja. Entah yang ditraktir lah, entah yang di pinjemin duit dulu atau entah menemukan uang di bawah meja, lipetan buku atau di dasar tas (ini gara-gara kebiasaan saya yang suka naroh uang sembarangan, ternyata bermanfaat juga di saat-saat seperti ini).

Penyebab dari kemiskinan yang saya alami sekarang ini adalah, tak lain dan tak bukan karena berbagai macam dana yang belum turun. Uang stipend belum turun, uang reimbursement belum turun, uang seminar belum turun... Semua-semuanya belum turun. Dooh... Terkadang tergoda untuk membobol uang tabungan dari Indonesia, tapi setelah saya pikir-pikir lagi uang itu gak boleh diambil soalnya tabungan buat jalan-jalan ke Jepang. It's my dream and I won't let it just a dream. Dan saya pun sudah bertekad apapun yang terjadi, gak boleh sampai ngrepotin orang rumah.

Untung deh masih banyak temen-temen disini, yang bersedia mengulurkan tangan di saat-saat ada kesulitan. Alhamdulillah... Harus bisa survive apapun dan bagaimanapun keadaannya...!! Gak punya duit gak masalah, yang penting masih bisa makan haemul toppoki, beli kopi di vending machine sama jalan-jalan... hehe... Ah, jadi inget sama Bang Wemmy, temen sekantor dulu, yang masih sering bilang "Dham, kalo ada apa-apa atau perlu bantuan selama disana, bilang aja. Siapa tahu temen-temen yang disini bisa membantu", kalau lagi chatting sama saya. Jadi terharu, walaupun gak lama berada di kantor itu dan sudah lama pula ninggalin, tapi mereka masih mengingat saya... 

Segala sesuatu itu memang akan selalu ada enak dan gak enak, senang dan susahnya.... But, don't worry, just be happy... 

Woobang Land Amusement Park, Daegu City

Chusok 1st : ngelayap ke Woobang Land Amusement Park di Daegu. Harga tiket masuk normal 24.000 won untuk orang dewasa, tapi kita bisa dapet diskon kalo pake BC card, 30% diskon untuk kartu dari Daegu Bank dan 50% diskon untuk kartu dari Woori Bank. Haha... maklum mahasiswa, suka cari yang diskonan atau seringnya merengak "kaka juseyo = minta diskon dong".

Dari Sampungdong Gyeongsan, sekita jam 1-an berempat naik bis ke stasiun subway Sawol. Enaknya di sini, kalo kita pake kartu transport, gak perlu bayar lagi kalau mau naik subway setelah naik bis. Dari Sawol naik subway yang ke ke Munyang (ya iyalah, Sawol khan stasiun yang paling ujung dan cuma ada satu line), turun di stasiun Duryu kemudian jalan kaki sekitar 10 menitan, sampai deh di Woobang Land. Tempatnya agak kecilan dibandingin Ancol, soalnya bukan di ibukota negaranya. Letaknya agak di daerah berbukit-bukit gitu dan masih banyak pepohonan berada di dalamnya. Makanya ada cable car yang disediain untuk naik ke atas.

Di Woobang Land ada tower juga, yang bentuknya hampir sama dengan Seoul Namsan Tower, namanya Woobang tower kalo gak salah. Terus, di Woobang Land ada berbagai macam wahana seperti ice ring, sky jump, perahu kora-kora, roller coaster, komedi putar, ghost house dan masih banyak yang lainnya, hampir sama lah ya sama Ancol gitu. Coaster-nya nih yang gila, ada 3 buah : Hurricane coaster, Boomerang coaster sama Camel back coaster. Saya cobain semua dua jenis dari depan dan gak nyobain yang Camel back coaster. Yang paling mantab efeknya adalah yang Boomerang coaster tuh, bayangin coasternya jalan mundur kemudian di hempas dengan sangat kenceng plus track nya berbentuk lingkaran menjulang di angkasa. Pada kliyengan deh abis naik tuh coaster, mana sayanya lagi puasa. Tapi kok ya yang semangat nyobain tiap wahana ekstrim tetep adalah saya. Kelebihan androgen barangkali...:D

Yang lucu ketika masuk ke ghost house, pasti ada yang nyamar jadi hantu buat nakut-nakutin gitu khan. Waktu ketemu sama dia, ya udah deh saya dada-dada in aja sambil bilang "anyeonghaseyo, han-guk mal molayo (=hai. saya gak bisa bahasa korea)". Eh dia nya malah balas dada-dadain juga sambil ketawa-tawa. Si Eka sama Astri udah teriak-teriak aja, sambil gelendotan sama Mbak Yuli. Si Mbak nya malah nyengajain kalau tiap di sudut belokan teriak-teriak walaupun gak ada apa-apa. Alhasil jadi kayak paduan suara teriakan bersahut-sahutan deh, mana track nya panjang banget berbelok-belok gak nyampe-nyampe ujung.

Selain coaster, berbagai wahana yag kita cobain antara lain : flume ride (yang ini kayak niagara di Ancol, tapi gak terlalu tinggi prosotannya), Snow Lawn Sled (yang ini seru banget, pada nambah naiknya, padahal cuma naik di papan bulet terus meluncur ke bawah), sky cycle (yang ini paling lucu menurut saya, naik sepeda berdua di track yang tinggi), merry go round (=komedi putar... hahaha... yang ini karena kurang kerjaan), ranger (yang ini ekstrim banget, di ayun sampe badan kita kayak mau balik 180 derajat, anak-anak yang naik malah pada nangis, kesian), terakhir adalah balloon race (yang ini adalah wahana puncaknya kliyengan, abis naek ini kayak pada mau pingsan semua muka-mukanya). Oiya, ice ring yang saya post tempo hari juga ada di Woobang Land, di bagian tower nya.

So, kalau kamu ke Daegu, Korsel, jangan lupa mampir ke Woobang Land dan nyobain semua coaster nya ya...:)

In front of Woobang Land

Tiket masuk, dan pintu masuk Woobang Land

View dari atas cable car

Ya gitu deh,,, :p

Woobang tower


Hurricane coaster, & Ranger

Flume ride & Merry go round

Balloon race

Narsis...

Sky cycle & Snow Lawn Sled

 Ghost house

Friday, 24 September 2010

Nasihat Rasulullah Kepada Putrinya – Fatimah Az-Zahra

Artikel bagus buat bekal 2 tahun mendatang. InsyaAllah...:
===============================================================================
Ada 10 Nasihat Rasulullah kepada putrinya, Fatimah Az-Zahra binti Rasulillah SAW. Sepuluh nasihat yang beliau sampaikan merupakan mutiara yang termahal nilainya, khususnya bagi setiap istri yang mendambakan keshalehan. Nasihat atau wasiat tersebut adalah :


1. Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya kelak Allah tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diadonnya dan juga Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya.


2. Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah akan menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah.


3. Wahai Fatimah! Sesungguhnya seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci pakaiannya maka Allah akan tetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.


4. Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang membantu kebutuhan tetangganya, maka Allah akan membantunya untuk dapat minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.


5. Wahai Fatimah! Yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah wahai Fatimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.


6. Wahai Fatimah! Di saat seorang wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah tetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika seorang wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Di saat seorang wanita melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika ia dilahirkan dari kandungan ibunya. Di saat seorang wanita meninggal ketika melahirkan, maka tidak akan membawa dosa sedikitpun. Di dalam kubur akan mendapat taman indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala sribu orang yang melaksanakn ibadah haji dan umrah dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.


7. Wahai Fatimah! Di saat seorang istri melayani suaminya selama sehari semalam dengan rasa senang dan ikhlas, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya pada hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Allah pun akan memberikan kepadanya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.


8. Wahai Fatimah! Di saat seorang istri tersenyum di hadapan suaminya maka Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.


9. Wahai Fatimah! Disaat seorang istri membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, maka para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.


10. Wahai Fatimah! Disaat seorang wanita meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, maka Allah akan memberi minuman arak yang dikemas indah kepadanya, yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Allahpun akan mempermudah sakaratul maut baginya, serta menjadikan kuburnya bagian dari taman surga. Allahpun menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shiratal-mustaqim dengan selamat.


Dari Abdullah bin Amr Al-Ash r.a, Rasulullah bersadbda : “DUNIA ADALAH SUATU KESENANGAN, DAN SEBAIK-BAIK KESENANGAN ADALAH WANITA YANG SHALEHAH.” ( HR. Muslim )




Sumber disini :)

Keracunan Suju

Sebelum berangkat ke negeri ini, saya gak kenal tuh yang namanya Suju (=Super Junior), itu lhoh boy band Korea yang anggota nya segambreng. Begitu tiba disini, sering denger lagu-lagu mereka, saya jadi penasaran dan akhirnya ikutan nyari-nyari video serta lagu-lagu mereka. Dan ternyata..... keren banget.... Lagu nya keren, koreografi-nya keren, kostumnya keren, musik nya keren, plus personil-personil nya juga keren (=cakep-cakep gitu maksudnya)...Terutama si Siwon sama Kyuhyun... :

Maka gak heran deh kalo saya denger Suju punya ribuan fans atau mungkin bahkan sampai jutaan, gak cuma di Asia saja, bahkan sampai di Eropa, Australia, Amerika, Timur Tengah, Afrika dan gak ketinggalan, di Indonesia, Suju juga punya fans yang jumlahnya gak bisa dibilang sedikit...=D>

Saya pun jadi ikut keracunan... Beberapa lagu Suju saya suka, termasuk lagu di bawah ini nih... 


Its You - Drama Version




Its You - Dance version




Its You Lyric - English Version


Its you (its you)
Its you (its you)
Youre the only one for me (its you)
Its you (its you)

I dont need anyone else, its only you to me
Even if you ask again, its only you to me
Even if you have another love already
I cant forget you, i cant turn back
Right when my glare was sharp
Right when i was nailing a nail deep inside my heart
I chose you without any regrets
Yes , its you

Oh I dont care what anyone says
No matter who curse at me, I'll only look at you
If i am born again, it will be only you
Tik-tak - Even as time goes by
Oh when i tell you i love you thousands of time
Even if my heart is on fire and as my lips dry
If i am born again, it will still be only you
Tik-tak - Even as time flies

oh oh only for you oh oh only for you
oh oh only for you oh oh only for you
oh oh only for you oh oh only for you

No words are necessary, its only you to me
Even if you say its too late, its only you to me
I know it is a wrong love
I cant give up, I can never let you go
My cold lips call out more and more
Its finds you warmly and calls you out
Though you never respond when called
Im waiting for you

Thursday, 23 September 2010

Resident Evil : Afterlife 3D

Menutup acara liburan Chusok dengan "nonton" *sedih sekali saya karena sebentar lagi berarti kembali ke realita, bersibuk ria dengan sputtering, corning glass, ceramic target dan kawan-kawannya*
Kali ini nonton nya di bioskop dong, namanya Cinus, nonton yang 3D pula, film Resident Evil : Afterlife. Harga tiketnya 13 ribu won, satu setengah kali lipat dari tiket biasa yang cuma 8 ribu won (1 won = sekitar 8 rupiahan keknya, so kalo mau tau berapa rupiah harga tiket bioskop di Korea, silahkan kalikan angka di atas dengan 8). Kalau mau nonton dengan harga lebih murah lagi, bisa nonton film yang diputar jam 8 pagi, harga tiketnya 5 ribu won  saja (murah khan, goceng gitu lhoh...:P).  
*Rule disini, jangan pernah meng-convert ke rupiah kalo gak mau sakit hati...:D. Makanya saya gak mau meng-convert-nya ke dalam rupiah*

Resident Evil Afterlife 3D version, menurut saya lumayan keren. Efeknya mantab, seperti kelihatan bener-bener nyata di depan mata kita, dan efek 3D nya terasa lebih dekat gitu kalo dibandingin sama 3D di Indonesia (entahlah, atau mungkin cuma perasaan saya saja). Terutama  ketika adegan pertempuran, khan banyak tuh puing-puing pada beterbangan. Nah, terasa banget tuh puing-puing kayak bener-bener hampir mengenai kita. Pasti semua sudah tahu lah ya gimana efek 3D itu. Saya gak perlu banyak cincong kek nya daripada kelihatan sotoy marotoy... Mending meripiu isi pilem nya aja deh... ;))

Lanjutan dari Resident Evil:Extinction, film ini dimulai dari usaha kloningannya Alice membunuh Albert Wesker di markasnya yang berada di Jepang. Usaha ini tidak berhasil dan seluruh kloningan terbunuh karena ledakan dan Wesker berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan sebuah pesawat. Si Alice yang asli tiba-tiba berada di dalam pesawat tersebut dan berusaha sekali lagi untuk membunuh si Wesker. Dan gagal untuk kedua kalinya, bahkan si Wesker berhasil menyuntikkan serum ke tubuh Alice sehingga menjadikannya manusia kembali serta kehilangan kekuatan super powernya. Tapi beruntung si Alice masih bisa selamat. Enam bulan kemudian, Alice ke Alaska mengikuti suara siaran darurat dari sebuah tim penyelamat yang bernama Arcadia. Setelah melakukan pencarian berbulan-bulan, usahanya sia-sia karena tak menemukan satupun orang yang selamat, Alice pun putus harapan. Sampai akhirnya dia menemukan pesawat Claire di sebuah pantai. Tiba-tiba Claire muncul dan berusaha untuk menyerangnya. Claire kehilangan ingatannya dan berada dalam pengaruh Umbrella Corporation dibawah perangkat berbentuk laba-laba yang dipasangkan di dadanya. Alice membuang perangkat tersebut dan berusaha mengembalikan ingatan Claire.

Setelah itu Alice membawa Claire dengan sebuah pesawat terbang menuju ke Los Angeles. Seluruh kota telah hancur dan seluruh penduduknya telah berubah menjadi zombie. Namun, mereka masih menemukan sekelompok orang yang masih hidup di atas sebuah bangunan tinggi dan berkeamanan ketat. Alice mendaratkan pesawatnya di atap bangunan tersebut. Salah seorang yang selamat tersebut menunjukkan letak Arcadia, sebuah kapal tangker cargo yang sedang berada di laut tak jauh dari tempat mereka berada. Akan tetapi berhubung pesawat yang dibawa Alice hanya muat untuk 2 orang, mereka berusaha mencari jalan lain untuk mencapai Arcadia bersama-sama. Di tempat tersebut, ada juga seorang menjadi tahanan bernama Chris, yang ternyata adalah kakak si Claire. Namun Claire tak bisa mengingat walaupun Chris telah bilang kalau dia kakaknya. Chris tahu cara untuk mencapai Arcadia. Para zombie mulai menggali tanah dan memasuki tempat persembunyian mereka. Sehingga Alice membebaskan Chris untuk menunjukkan jalan menuju Arcadia. Ada 2 cara yang ada yaitu dengan sebuah tank militer yang ada di sebuah ruangan di tempat tersebut atau melalui saluran bawah tanah. Setelah diperiksa, ternyata tank tersebut tidak berfungsi dan akhirnya tak ada jalan lagi selain melalui saluran bawah tanah. Dan dalam usaha penyelamatan mereka, hanya tersisa Alice, Claire dan Chris yang berhasil selamat dari beberapa orang yang ada. Yang lainnya terbunuh oleh para zombie ganas.

Mereka berhasil mencapai kapal Arcadia, namun akhirnya mereka meyadari bahwa kapal itu adalah sebuah jebakan dari Umbrella Corporation bagi para calon korban untuk kemudian mereka jadikan bahan percobaan. Tiba-tiba Alice teringat apa yang telah terjadi terhadap rombongannya ketika di Alaska, orang-orang dari Umbrella Corporation telah menyergap anggota rombongannya, kemudian memasang perangkat yang menyerupai laba-laba di dadanya namun dia berhasil menyelamatkan diri. Di dalam kapal tersebut banyak terdapat survivor yang akan dijadikan bahan percobaan, kemudian mereka melepaskan para survivor tersebut, di antaranya ada K-Mart, teman si Alice. Alice terus menyusuri ke bagian dalam dari kapal tersebut dan dia menemukan Wesker berada disana. Wesker yang sekarang menjadi lebih kuat dan memiliki kemampuan yang lebih super karena bermutasi oleh adanya T-virus, namun kemampuan ini lebih sulit untuk dikontrol. Sehingga dia membutuhkan Alice untuk asimilasi, dan jika berhasil dia akan menjadi penguasa penuh atas T-virus.

Alice, Claire dan Chris berusaha membunuh Wesker. Mereka telah menembak Wesker berkali-kali hingga  mereka sangka telah mati. Tapi ternyata Wesker berhasil beregenerasi dan melarikan diri dengan sebuah helikopter. Dia mengaktifkan bom penghancur di kapal Arcadia, namun ternyata Alice telah memindahkan bom tersebut di helikopter yang ia bawa. Akhirnya meledaklah helikopter tersebut yang disaksikan mereka bertiga dari atas deck. Namun mereka bertiga tidak menyadari adanya sosok orang yang terjun payung dari ledakan helikopter tersebut... *The End*

Penasaran khan pengen nonton filmnya? Makanya buruan nonton di bioskop-bioskop terdekat... *promosi MODE ON*;))

 Ini Cinus Gyeongsan, bioskop tempat nontonnya

Ini tiketnya, kelihatan khan tulisannya "Rejidonte Ipel"?

 Ini pintu masuk teater sama penjaga pintunya

Ini peserta nontonnya

Ini di depan Cinus, bagus khan? 

Dan ini adalah yang punya blog mejeng di depan Cinus, hehe...