Tuesday, 9 November 2010

Bertambah Kurus

Setelah upload foto-foto autumn, banyak orang yang mengatakan kalau saya "tambah kurus", adik saya, teman kuliah, senior, temen SMA. Sebenarnya "menjadi kurus" itu bukan keinginan saya, sama sekali bukan, justru sebaliknya. Walaupun banyak temen-temen cewek saya yang ngiri dengan "kekurusan" yang saya derita, dalam hati terdalam saya justru tak menginginkannya. Saya ingin tidak kurus. Saya tidak ingin terlihat kurus seperti orang kekurangan gizi dan kurang makan. Padahal, di foto yang saya upload tersebut, saya sudah memakai baju rangkap 4 (plus jaket yang saya kenakan), dan salah satunya adalah baju tebal alias sweater musim dingin. Masih tak cukup untuk mengelabui  menyamarkan dari orang-orang diseberang sana. 

Setelah mengingat kembali jadwal makan serta "kemampuan" makan saya akhir-akhir ini, saya jadi tidak heran jika banyak orang yang mengatakan demikian. Jam makan saya acak-acakan, gak teratur, makan sesuka hati kadang melewatkan makan siang atau makan malam, padahal saya tak pernah  juga makan pagi. Ditambah dengan nafsu makan saya yang berkurang sangat drastis. Jika dibandingkan dengan waktu pertama kali datang ke Korea (waktu itu pas musim dingin), mungkin nafsu dan porsi makan tinggal tersisa 50% nya saja, atau mungkin tinggal 25%.

Saya sekarang jadi tak berani lagi sesumbar sama ex-temen-temen kantor yang masih suka mengejek saya dengan berbagai macam sebutan -mulai dari lempeng, papan penggilasan, gepeng, kulit dan tulang, dll-, dikarenakan  berat badan saya yang, menurut mereka, terlalu kurus. Padahal dulu, ketika mereka mengejek saya, langsung ngomel-ngomel dan ujung-ujungnya bilang, 
"Lihat saja nanti kalau gue pulang ke Indonesia. Lo bakalan narik kata-kata lo itu!", saya langsung senewen.

Jadi inget waktu mau berangkat kesini, pesen dari bapak, bukannya disuruh rajin belajar atau jaga diri baik-baik,

"Badannya digemukin ya ntar selama di Korea!" bapak bilang. Sedangkan ibu mengamini, dan menambahkan "Tahajjud sama Dhuha nya jangan lupa..."

Dan, misi ke Korea salah satu nya adalah menaikkan berat badan. Saya pikir cuaca di Korea yang sebagian besar didominasi oleh dingin akan mensukseskan misi saya, ternyata, it's totally fail. Disaat teman-teman yang lain sedang berusaha menurunkan berat badan mereka, saya justru sebaliknya.

Sepertinya sudah bawaan lahir kalau berat badan saya segini-segini saja. Toh makan banyak dan banyak ngemil pun hasilnya tetap sama, saya tetap kurus, makanya sekarang makan sedikit, lebih hemat waktu dan gak capek ngunyah... hehehe,,,

"Berat ideal bagi cewek-cewek Korea khan di kisaran 42-46 kg. Jadi jangan khawatir Dham, kamu justru termasuk di dalamnya".... *mencoba cari penghiburan atas program yang gagal*

Ada ide untuk masalah saya? 

Saya sudah desperate, selama hampir 5 tahun dibikin pusing olehnya...

0 comments: