Wednesday, 3 November 2010

Sharing Harga di Korea : Sayur Mayur

Sharing harga sayur mayur hasil belanja di Homart (mini market) kemaren (untuk menjalankan usaha catering kami... hihihihi...). Di Korea gak ada toko kelontong apalagi tukang sayur keliling, jadi belanjanya di minimarket atau convenient store...
Musim dingin biasanya harga sayur-sayuran lebih mahal. Dan songsengnim (baca = guru) bahasa Korea saya pernah bilang kalau sayuran di Korea emang mahal. Bahkan ada istilahnya beliau sebut "sayur adalah emas". Makanya dari itu para petani di Korea mungkin nasibnya jauh lebih baik daripada petani di negara kita... Sekalian saya convert ke rupiah untuk ngasih gambaran, dengan kurs 1 won = 7.96 rupiah (berdasarkan kurs dari beacukai Indonesia tanggal 1 Nov 2010).

Kacang tanah 458 gram = 2.656 won ~ Rp 21.460,-     

 
 Terong ungu 458 gram = 1.362 won ~ Rp 10.841,-

Cabe merah 248 gram = 2.852 won ~ Rp 22.702,-

Kol 610 gram = 2.318 won ~ Rp 18.451,-

Paprika hijau 152 gram = 882 won ~ Rp 7.021,-

Selada 362 gram = 650 won ~ Rp 5.174,-

Kentang (sale) = 2000 won ~ Rp 15.920,-

Timun 3 buah = 1.180 won ~ Rp 9.393,-

Sayuran impor dari China = 119 gram = 1.280 won ~ Rp 10.189,-
(saya pakai sebagai pengganti kacang panjang)

0 comments: