Monday, 20 December 2010

Personal Taste a.k.a Personal Preference, Two Thumbs Up!!

Puyeng hampir 3 minggu karena ujian, habis ujian langsung nonton drama Korea online Personal Taste a.k.a Personal Preference (개인의 취향) di Mysoju. Alhasil, Sabtu Minggu habis selesai ditonton hingga final sebanyak 16 episode. Untung nonton online nya di Korea, negara dengan koneksi internet tercepat di dunia ^^

Dibintangi oleh Lee Min Ho sebagai Jeon Jin Ho dan Son Ye Jin sebagai Park Gae In, highly recommended buat ditonton dech. Lee Min Ho gitu lhoh! Siapa (cewek) yang gak suka?^^ Apalagi berpasangan dengan artis sekaliber Son Ye Jin. Two thumbs up pokoknya! Drama ini adalah perpaduan antara genre komedi dan romantika, seperti ciri khas drama-drama Korea lainnya, apalagi kalau gak mengusung tema tentang percintaan. Banyak adegan-adegan lucu yang membuat kita (saya) tertawa-tawa sendiri dilab dan dirumah, serta adegan romantis yang bikin pada mupeng dan tak ketinggalan adegan yang mengharu biru yang bikin nangis-nangis ngabisin tisu. Pembawaan Lee Min Ho yang cool dan Son Ye Jin yang kocak, membuat saya suka dan kecanduan untuk terus menontonnya. 

Di awal-awal udah sedih nontonnya. Bayangin dong, si Park Gae In ditinggal nikah sama cowoknya tanpa si cowok itu ngasi tahu, pun sampai pas hari-H nya. Dan cowoknya itu nikah sama teman karib Park Gae In sendiri yang sudah hampir 10 tahun tinggal bersama di rumahnya, yaitu Kim In Hee. Gak bisa ngebayangin deh rasanya kayak apa, dikhianati pacar dan teman karib sekaligus. Tapi akhirnya, acara pernikahan keduanya batal karena suatu insiden.

Terus, setelah kejadian itu, Park Gae In nyewain sebagian ruangan dirumahnya untuk Jeon Jin Ho. Gae In mengira kalau Jin Ho ini adalah seorang gay. Jadi dipikirnya tidak apa-apa tinggal serumah dengan seorang gay, padahal sebenarnya Jin Ho bukanlah seorang gay. Pada awalnya, Jin Ho pindah ke rumah Gae In karena ada maksud tertentu, yaitu ingin mempelajari design project Sanggojae yang dulunya dipegang oleh ayah Gae In agar bisa memenangkan tender. Di kemudian hari, tujuan ini justru mejadi boomerang tersendiri bagi hubungan mereka. Biasalah, awal-awalnya berantem-berantem mulu mereka berdua. Sampai akhirnya, Park Gae In jatuh cinta dengan Jin Ho karena walaupun Jin Ho adalah seorang yang tergolong dingin tapi dia sangat baik dan perhatian. Tapi akan mustahil baginya karena masih menurut pikirannya, Jin Ho adalah seorang gay. Sampai-sampai dia berharap dilahirkan sebagai seorang pria. Ternyata Jeon Jin Ho pun menyimpan perasaan yang sama, dia menaruh hati juga terhadap Park Gae In.

Di mulailah, kisah cinta di antara keduanya dengan berbagai macam rintangan menyertai, mulai dari Kim In Hee yang juga menyukai Jeon Jin Ho, terus Han Chang Ryul (mantan pacar Park Gae In) yang ingin kembali lagi dan ternyata dia adalah musuh Jeon Jin Ho, kemudian seorang gadis yang sejak 7 tahun mencintai Jin Ho sampai pada ibu Jin Ho yang tidak merestui hubungan keduanya. Kemudian ketika ayahnya Gae In pulang dari Inggris, dia juga tidak merestui jalinan di antara mereka berdua setelah tahu Jin Ho telah mencuri blueprint buatannya 30 tahun silam.

 Sosok Park Gae In disini adalah sosok seorang yang selalu percaya terhadap siapapun dan apapun walaupun dia telah sering disakiti dan dikhianati. Terus, digambarkan dia adalah cewek yang tidak terlalu peduli akan penampilannya, yang sangat suka pergi keluar hanya dengan sepatu sneaker dan baju seadanya. Kemudian, akhirnya dia belajar dari Jin Ho untuk benar-benar menjadi seorang "wanita" demi membalas dendam pada Chan Chang Ryul (yang ternyata di kemudian hari dia tidak tega untuk melakukannya karena saking baiknya hati si Gae In ini).

Ingat Park Gae In jadi ingat diri saya sendiri... ^^. Slebor dan acuh tak acuh dengan penampilan serta terlalu percaya sama orang biarpun telah dikhianati. Hihihi.... Inget pas Gae In diajarin jalan di atas kayu biar bisa jalan kayak "cewek", jadi inget pas saya masih SMA. Teman-teman dan guru-guru saya menganggap saya jalannya tidak seperti cewek. Sampai pernah suatu hari, salah seorang guru saya menyuruh saya jalan dalam satu garis ubin dan itu di depan kelas, di depan teman-teman yang lain. Aahhh, malu sekali... 

Banyak adegan lucu di sini jadi bikin gak bosen nonton. Misalnya pas Jin Ho ngajak Gae In ke suatu pesta, ternyata Park Gae In lagi "dapet" tamu bulanan pas lagi ke toilet dan hampir nangis-nangis karena gak bawa persiapan. Dia gak berani keluar toilet dan satu-satunya cara adalah menelepon Jin Ho dan minta untuk dibelikan sanitary napkins. Awalnya Jin Ho berat hati tapi akhirnya bersedia karena tidak ada jalan lain. Lalu dia pergi ke minimarket terdekat. Di dekat tempat sanitary napkins tersebut dijual, sedang berdiri 3 orang gadis SMU yang langsung memuji-muji nya saat dia masuk kesana. Dan membuat ia ragu-ragu untuk sanitary napkins tersebut. Akhirnya dia mengambil pisau cukur, kemudian sedikit demi sedikit mendekati barang tersebut. Dengan cepat mengambilnya kemudian langsung kabur... hahaha... Lucu sekali ekspresi nya Lee Min Hoo disitu....

Bagi yang belum nonton drama ini, penasaran jadi khan ingin lihat? Buruan nonton dech... Dijamin gak bakalan nyesel... ^^

Ini poster-poster Personal Preference :





OST nya juga enak-enak didengar dan bagus kok :

01 말도 안돼 – 윤하 (Younha)
02 빗물이 내려서 – 김태우
03 가슴이 뭉클 – 씨야 (SeeYa)
04 그대라는 날개 – 김태우
05 사랑만들기 – 포미닛 (4minute)
06 바보처럼 – 2AM



0 comments: