Monday, 21 March 2011

Buruk Sangka


Dipostingan ini, saya sudah berburuk sangka terhadap orang lain. Dan semalem, saya akhirnya bertanya sama songsengnim saya (baca = nguru ngaji), orang yang lebih mengerti...

Boleh gak kita berburuk sangka sama orang lain kalau kita telah menemukan bukti  yang  cenderung mengarah ke hal yang kurang baik?

Dan jawabannya adalah gak boleh, sebelum akhirnya bener-bener terbukti. Kalau baru "mengarah", berarti belum terbukti dan kita hanya bisa menilai seseorang dari dzahir-nya saja...

Seketika, saya langsung merasa bersalah, telah berburuk sangka sama orang yang sebelumnya, telah berbuat baik sama saya...

Astaghfirullah... Ya Allah, ampunilah saya...

Dan, semoga saja, untuk ke depannya, saya bisa menjadi orang yang selalu berbaik sangka terhadap orang lain... Amien...

Tapi kemudian, saya jadi bingung, antara berhati-hati dengan berburuk sangka. Bisa jadi, beda antara keduanya sangat tipis...

Songsengnim saya bilang, tergantung pinter dan cerdas-cerdasnya kita saja terhadap sebuah situasi...
Allahu 'alam...

0 comments: