Tuesday, 5 April 2011

Merindukannya

 -nya adalah bapak saya...

Yang masih segar diingatan saya dan sepertinya tidak akan pernah terlupa, bapak suka menggendong saya di punggung-nya ketika saya masih kecil... Kemudian saya tertidur lelap di punggung beliau... Dan bagi saya kala itu, tak ada tempat yang lebih nyaman selain punggung bapak saya...

Waktu masih kecil, saya terkadang suka pura-pura tertidur agar bapak menggendong saya di punggung-nya... Berharap agar kami tidak segera sampai atau jalan yang kami lalui menjadi bertambah panjang agar bapak terus menggendong saya dan tidak segera melepaskan saya dari gendongannya... Tanpa menyadari bahwa dengan bertambahnya umur saya, beban bapak untuk menggendong saya akan semakin bertambah berat...

Bapak saya, sosok pendiam tapi keras dan mungkin inilah sumber dari sifat keras saya berasal. Sosok yang pekerja keras, humoris dan penyayang. Ketika kami semua masih kecil, bapak hampir setiap jam mendatangi kamar kami dan memastikan bahwa tidak ada nyamuk yang menggigit dan mengganggu tidur lelap kami.

Seingat saya, sampai umur saya yang sekarang, baru sekali bapak marah kepada saya (itupun karena saya benar-benar berbuat salah), sebelum dan sesudah itu, saya tidak pernah menjumpai.  

Bagi bapak saya, adalah hal yang sangat membanggakan beliau ketika putra-putrinya mendapatkan sebuah prestasi di sekolahnya, pun cuma sekedar peringkat 1 atau 2 kelas di sekolah dasar. Atau putra-putrinya berhasil masuk di sekolah yang lumayan 'favorit'. Dan karena itu, bapak akan ribut dan tidak akan berhenti menceritakan kepada saudara-saudara kami atau teman-temannya ketika bertemu. Pun sebenarnya kami malu untuk dicerita-ceritakan. Saya mengganggapnya euforia berlebihan seorang bapak yang tidak pernah selesai mengenyam bangku pendidikan, yang tiap hari harus bergelut dengan beban hidup yang harus ditanggung demi keluarganya. Tapi setidaknya, masih ada orang yang sedemikian bangganya dengan kami, walaupun bukan hal-hal hebat yang telah kami lakukan atau peroleh...

Ah, semakin merindukannya... Merindukan pria yang semakin beranjak tua ini... Merindukan masa-masa ketika masih bisa berada di gendongan punggungnya...

0 comments: