Wednesday, 29 June 2011

Oppa, You Won't Have Girlfriend for 3 Years!!

Cerita ketika di Sokcho...

Mereka semua tahu kalau gue sama Edit gak makan daging babi. Sebenarnya semua daging dari Korea, gue gak makan. Kecuali daging sapi yang dari 미국 atau 호주. Berhubung hari kedua makan malam nya gak diprovide sama conference, jadinya kita masak (kita nyewa kamar yang ada dapurnya). Si Tuan Besar alias Dong Jin pengen makan daging dan emang dia suka banget sama daging. Si Edit pun gak kalah seneng... Soalnya dia jarang bisa makan daging...

Jadi  malam itu kami pergi ke E-mart beli daging, buat barbecue-an sama daging bulgogi yang udah dibumbuin. Gue yakin banget kalau itu daging sapi dan gue juga yakin mereka gak bakal macem-macem selain beli daging sapi. Sesampainya kamar, langsung bagi-bagi tugas. Gue cuma disuruh masak nasi. Edit nyiapin meja dan peralatan makan, Dong Jin bikin bulgogi dan Hong Chan oppa yang manggang daging. Setelah gue selesai, gue menawarkan diri bantuin Hong Chan oppa. Tapi ditolak mentah-mentah.. -__-

"Idham, you just take a rest and wait for!OK!"

Ya udah deh, akhirnya gue cuma duduk di meja makan sama mereka bertiga. Dan tiap ada daging yang mateng langsung kami makan. Sementara Hong Chan oppa belum makan, masih manggang-manggang... Akhirnya setelah semuanya selesai dipanggang, kami makan bareng-bareng. Gila, banyak bener tuh daging. Baru juga sebentar gue udah ngerasa kenyang (maklum gue gak bisa makan terlalu banyak). Akhirnya gue nungguin yang lain selesai. Dan ketika dagingnya hampir habis, mereka bilang gini :

"Idham, Edit, sebenarnya daging yang kalian makan itu adalah daging babi. Sorry!"

"Ah, seriusan? Masa sih?" kami langsung kaget.

"Iya, bener. Itu daging samgyeopsal!"

"Bo'ong ah! Jelas-jelas tadi beli daging sapi kok!"

"Bukan daging sapi, tapi daging babi. Itu u-samgyeopsal... Tahu u-samgyeopsal gak?"

"Ah, jangan becanda ah!"

"Gak percaya? Nih lihat aja sendiri!" Mereka sampai nunjukkin struk belanjaannya.

Dan gue gak ngerti artinya apaan. Tapi yang pasti gak ada 돼지고기, walaupun tulisan 소고기 juga enggak ada sih...

"Tapi rasanya daging sapi kok."

"Daging babi memang sama rasanya kayak daging sapi. Emang kamu pernah makan daging babi? Enggak khan.."

"Ah, enggak ah... enggak... Kalian boong! Apalagi Hong Chan oppa ini suka boongin gue."

Akhirnya gue engkel-engkelan sama mereka. Senewen. Sedikit marah-marah...

"Kenapa baru bilang sekarang, enggak dari awal?"

"Oh, sorry Idham. Kami ingin agar kamu sama Edit nyobain daging babi."

"Andweyo! Gak boleh kayak gitu. Hal ini gak boleh main-main."

Mereka pasang muka bersalah. Dan emang sangat meyakinkan.
Sementara si Edit nya, "Hyong, kenapa bilang sekarang? Harusnya besok aja biar gue bisa makan lagi sampai besok."
"Edit dodol!" gue bilang.

Karena masih belum percaya, gue berusaha masih berusaha mencari kebenenarannya.
"Oppa, please don't tell a lie! What's that? Is it really pork?"
"Yeah"
"Oppa, please tell the truth. If you tell a lie, you will not have girlfriend for 1 year!" *dia emang gak punya cewek sejak dari lama
"Okay"

"For 2 years!"

"No problem"

"For 3 years

"No problem also. For 10 years is also no problem. Because it's true."

"Aaaaa~~~ " Gue langsung hopeless. Ya sudahlah, sudah telanjur dan kami gak tahu...

Ah, pantesan gue bantuin masak, enggak dibolehin...

Pagi harinya, waktu kami sarapan, ternyata daging yang kemaren masih sisa di kulkas dimasak sama mereka... Gue gak berani nyentuh sama sekali

"Idham, you can eat that!"

Si Edit enak-enak makan...

"Lhoh, elo kok makan Dit? Bukannya itu daging babi?"

"Daging sapi. Barusan mereka ngaku."

Ggggrrrrrr~~~ Gue langsung teriak :

"Oppa, you won't have girlfriend for 3 years!! Remember!!"

Gue tetep gak mau nyentuh tuh daging sampai sarapan selesai....

1 comments:

wiro chingu said...

lho kak, kalau memang itu daging sapi, apa iya kalau halal? kan gak tahu nyembelihnya bagaimana.