Friday, 9 September 2011

He is The Best!!

Hari ini...

Gue dengan santainya melenggang ke lab. Datang, buka komputer dan check-check email sekalian buka-buka facebook. Terus kemudian nanya ke Edit yang duduk disebelah gue.

Dit, udah ada kabar lab meeting besok jadi jam berapa?"  
Gue nanya begitu karena lab meeting biasanya hari Sabtu, dan sampai Jum'at ini gue merasa belum mendengar kabar ada lab meeting apa gak, terus kalo ada, belum tahu jam berapa.

Edit jawab, "Hah, besok? Lab meeting hari ini tau!"

"Hah? Serius?" gue sontak kaget, gue gak tau apa-apa kalo lab meeting bakalan ada hari ini dan gue belum prepare apapun.

"Iye, hari ini jam 3. Ini gue lagi bikin."


Gue tambah syok dan panik *lebay. 
Secara gue liat jam, berarti tinggal 40 menit lagi waktu yang tersisa. Data-data gue ada banyak dan semuanya belum diolah, apalagi dibikin dalam slide ppt.

"Kok gak ada yang ngasi tahu gue?"


"Masak sih? Gue tahunya dari Yu-Ri, hari Senin kemaren."

"Beneran, sampai hari ini dikepala gue, gak ada agenda lab meeting sama sekali. Apa gue yang lupa. Tapi kayaknya enggak deh."


"Mungkin lupa ngasi tahu. Soalnya semuanya udah pada tahu kecuali elo."


"Ah, gue tahu kenapa. Hari Senin khan gue gak masuk karena sakit"

"Oh iya"

Gue tarik nafas, "OK, tenang Dham, masih ada waktu 40 menit!" dalam hati gue, walaupun gue tahu waktu segitu gak bakalan cukup buat ngerjain semuanya, apalagi dari semua data yang masih mentah.

Akhirnya gue ngerjain dengan jurus super kilat, 'gebrak-ngebrok' keyboard kenceng... Mempertimbangkan waktu yang gak banyak tersisa, akhirnya gak semua data gue pakai, cuma sebagian doang.

Pukul 3, Profesor dateng. Gue belum selesai ngerjainnya, masih ada UV-VIS spectra data sama XRD pattern data yang mesti digambar pakai Origin Software.

Si Edit sama Dong Jin yang udah kelar ppt nya, ke ruangan meeting duluan. Hong Chan oppa ternyata belum selesai juga. Agak lega, karena ada temen yg belum selesai juga.

"Idham, ayo buruan!"

"Iya, nanti nyusul. Presentasi aja dulu!" gue bilang.

Selang beberapa saat kemudian, Hong Chan oppa selesai dan ke ruangan meeting, jadi tinggal gue sendirian di lab masih berkutat dengan bahan lab meeting.

Habis itu, si Dong Jin dateng ke lab dan bilang ke gue, "Idham, lab meeting dimulai kalau semuanya udah ngumpul. Profesor sekarang lagi nungguin kamu selesai!"

Biasanya, lab meeting bisa dimulai biarpun belum semuanya ngumpul, tapi tumben hari ini Profesor nungguin. Dong Jin nungguin gue di ruangan.
"Berapa menit lagi?"
"Dikit lagi nih, 5 menit palingan."


Terus, si Edit datang ke lab, "Dham, kata Profesor gak apa-apa gak ada data. Ke ruangan sekarang aja!"

"Prof. marah gak?"

"Enggak kok, beliau suruh bilang ke lo gak apa-apa malah. Prof. nungguin di ruangan."


Akhirnya, gue masuk ke ruangan meeting dan bilang minta maaf ke Prof. Seperti biasa, beliau malah senyum dan bilang gak apa-apa insteads dimarahin atau ditegur. Padahal, gue pantes banget dimarahin.
"Jadi, kamu ngerjain slide kamu ini dalam waktu yang sangat singkat?" beliau cuma bilang gitu doank, dan lab meeting akhirnya dimulai.

Dan gue gak ditegur atau diomongin apa-apa berkaitan dengan keterlambatan gue tadi. Malah, pas si Edit minta ijin lagi bulan depan pulang ke Indo buat nikahan kakaknya, beliau bilang "Sure", padahal bulan kemaren si Edit baru aja pulang.

Gak sampai disitu saja, pas di ruangan beliau, gue sama Edit dikasih angpau 50 ribu won sama ditanya ada rencana gak Chuesok nanti. Beliau malah minta maaf karena gak bisa ngundang kami semua datang ke rumahnya dikarenakan beliau sekeluarga akan berada di Seoul mengunjungi orang tua nya dan baru balik Kamis minggu depan.

Sampainya di ruangan lab, si Edit sampai teriak-teriak syukur, "Terima kasih ya Allah, Engkau berikan Prof. yang sangat baik dan pengertian."

Prof. gue emang the best. Selama berada disini gue belum pernah yang namanya dimarahi. Anak-anak lab juga nyante mau dateng jam berapa saja, beliau gak pernah marah. Terutama gue, dateng sore atau malem terserah gue yang penting kerjaan gue beres. Beliau gak pernah marah, justru mengkhawatirkan keadaan kondisi kesehatan gue. Masalah kerjaan, beliau juga bukan tipe yang suka ngasi pressure tinggi seperti lab lab lainnya, harus begini harus begitu. Tapi juga bukan tipe supervisor yang gak peduli dengan anak bimbingannya. Semua yang gue lakuin buat lab karena semata-mata Prof. gue baik sama gue dan gue ingin berbuat sesuatu untuk lab, gue nglakuin apa yang emang sudah menjadi kewajiban gue. Toh, kalaupun Prof. nyuruh submit paper ini ikut conference itu eksperimen ini atau karakterisasi itu, semuanya adalah demi meng-improve skill anak bimbingannnya sendiri.

Pokoknya beruntung banget berada di lab gue yang sekarang ini dan punya Profesor yang sangat baik seperti beliau~

0 comments: