Wednesday, 14 September 2011

Just Curhat


Seorang ibu itu ya, bener-bener berhati sangat luas dan tak terbatas. Ibu gue, denger gue sakit, padahal cuma bengkak gini donk, jadi resah gelisah dan gak bisa tidur mikirin gue katanya. Ribut-ribut mau ngirimin obat dari sana segala. Ibu gue yang satu lagi, ngirimin artikel-artikel tentang rheumatoid arthritis dan mastiin kalo tabungan gue ada isinya buat pergi berobat. Dan mewanti-wanti agar jangan sampai kecapekan. Kakak gue juga ribut-ribut, kok sakit yang waktu itu gak pernah bilang-bilang. Adik gua juga. Sedangkan gue sendirinya, suka menyederhanakan banyak hal, gue gak pengen sakit tapi gue benci ke dokter. Gue jadi nyesel pake acara bilang-bilang segala kalau gue sakit, jadi bikin banyak orang khawatir. Padahal gue paling gak suka bikin orang lain repot gara-gara gue.

Gue gak memungkiri, kalau gue sedang tidak baik-baik saja. Gue sakit. Gue merasa nyeri. Lemes. Anemia.  Sedikit takut dan khawatir. Tapi gue harus bilang, "Saya baik-baik saja kok, bu. Gak perlu khawatir."
Gue masih bisa bekerja dengan normal, walaupun agak sedikit terganggu...

Setelah gue baca-baca artikel tentang RA dan pengobatan alternatif nya, ternyata minyak ikan dalam dosis tinggi dipercaya mampu untuk mencegah inflamasi. Dan akhirnya, dengan terpaksa meminum minyak ikan yang dibawain temen gue dari Indo. Gue sangat benci dengan bau amisnya, pun malam ini terpaksa harus gue minum. Dan karena udah amsyong, gue bongkar-bongkar kamar buat nyari obat sisa kemaren. Dan Alhamdulillah masih nemu 2 bungkus... Hope it can reduce this pain... 

Thanks a lot mom, for your great love to me... I love you so...
And thanks God...


Sekian curhatan malam-malam yang gak penting ini...

0 comments: