Tuesday, 25 October 2011

Tak Berarah


Dan kini musim telah berganti
Dari panas menyengat menguras keringat
Gugur meraja, gigil menyelimuti
Daun-daun serupa tersepuh 
Menguning emas hijau pun meluruh
Kemudian jatuh satu-satu memeluk bumi
Meninggalkan tangkai lepas terurai
 
Dan pada daun-daun yang terserak itu
Kutitipkan kisah-kisah lara yang berlalu
Berharap lebur dihempas waktu

Dan aku mengaku kalah...  
Dari pertarungan melawan diri...
Aku merasa masih lelah...
Tak ingin berlari menggapai asa mimpi...

Sesekali, mari biarkan hati tak berarah...

2 comments:

havban said...

galau mode detected..

Idham 다미시 said...

Ahahaha... Yakin Peb?

Ini cuma lagi pengen aja bikin puisi... Mumpung lagi musim daun rontok...

*apa hubungannya coba*