Thursday, 29 December 2011

Have You Ever?

Have you ever being 'a secret admirer'? Being a person who adore, admire or even love someone just in silent, never showing their feeling up to the those person or other person as well. Hiding without any courage. Just feel happy if seeing the person they adore are happily laughing, feel delight with just only hearing her/his voice, always missing his/her presence, cheerful with only around her/him, seeing her/him from the back and far and so on.

I have ever...

Ummm... And now I think I'm being the one again, am I?
Uuhhh... I dunno... Maybe just admiring... without realizing...
He is so close but untouchable...

And I feel safe on those way...
At least, less getting hurt... Even, possibly feel broken once at the end...
Just hope nothing...

Have you ever?

Wednesday, 21 December 2011

Tagihan Hp

Terima tagihan hp dan ternyata jumlahnya cukup membengkak... *kalau dibandingin sama tagihan bulan sebelumnya
Setelah gue liat ternyata pemakaian terbanyak ada pada jumlah akses data, habis 15.653 won... 
Bulan sebelumnya cuma 1.374 won...
Ya ampun, bulan November kemaren gue pake internetan dari hp buat apaan aja yak... *geez
Kayaknya pas gue lagi di Jeju deh... -__-
Biaya sms tagihan bulan ini cuma 760 won, sedangkan bulan sebelumnya 2.310 won...*irit banget, gak ada yang disms
Telepon bulan ini 7.524 won, bulan kemaren cuma 2.673 won...
Rata-rata per bulan tagihan hp gue di kisaran 20-30 ribu won...
Itu sudah termasuk abondement per bulan 11.000 won...
Ini hp terhitung jarang dipake...
Tagihan bulan 11 (yg jumlahnya cuma 19.930 won), seinget gue adalah tagihan paling sedikit yang gue terima sepanjang pegang hp ini...
Sedangkan paling banyak, kalau gak salah sekitar 48-an ribu won...
Gue beli dulu hp nya 140 ribu won (Nokia X6) dan gue pake provider KT...

FYI : Tagihan bulan ini adalah untuk pemakaian pada bulan sebelumnya...


                         NOW                                                                 BEFORE

Tuesday, 20 December 2011

Smile Girl Bento

It has been a long time I didn't do bento. Life was very busy previously, preparing manuscript for conference and thesis for graduation as well, those two things didn't give me a time even to get enough time of sleep. Somehow, I missed doing bento, gladly arranging meals in my lunch box become composition like what I want. It's pleasure for me. And now, everything is just almost finished, seems like I have many free time.

So, today I did bento again and made this smile girl bento inspired by Susan Yuen, a writer of Hawaii's Bento Box Cook Book. I don't have her book actually, and none of another bento cookbook as well. But, I want to own it someday, I hope I could.

The content itself was just little since I didn't cook today and my refrigerator has no so much ingredients for making bento. Indeed, I couldn't find carrot, the cheapest and mostly used ones. The meals box just consisted of smile girl rice ball, steamed broccoli, fried fish cake or it's called odeng  and baby orange. Just here I found orange which is eaten with its peel, I never found it in my hometown before. And the peel itself tastes sweeter than fruit pulp. Its size is very small indeed. I still can't eat boiled odeng but fried odeng, I like it so much. It's little bit weird I think and I don't know why like that. I made the hair, eyes, nose and mouth from dried seaweed. The cheek was from chilli sauce then I put sesame seeds on the eyes corner. Since I don't have small flower mold so that I used 'heart love' shape to decorate her hair.

Maybe some of you notice that the picture is different from usual. Yes, it's little bit blur on backside and I intentionally made it in those way; selectively focusing on the smile girl rice ball. I love to learn, especially something new and in this time, I'm liking to learn about taking picture. Basically, I love doing those thing since long time ago. Finally, I have my own, the thing which I wish for to have, even if it's not the new one, but I'm so happy. Yaayyy... From now, I'll frequently update my posterous... I hope so...

And this is the smile girl bento...
Cheers up, girls!!

Sunday, 18 December 2011

Q.S. Ibrahim Ayat 24-26 : Reminder

[ 14:24 ]
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللّهُ مَثَلاً كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاء
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,

[ 14:25 ]
تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا وَيَضْرِبُ اللّهُ الأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.

[ 14:26 ]
وَمَثلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِن فَوْقِ الأَرْضِ مَا لَهَا مِن قَرَارٍ

Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun.

Saturday, 17 December 2011

Ayunan 'Hanimun'

Di kampus saya ada yang namanya Folk Village, sebuah kompleks yang berisi rumah-rumah tradisional Korea... Dan di dalam kompleks tersebut ada sebuah ayunan yang cukup tinggi terbuat dari kayu...Sebut saja namanya 'ayunan hanimun'. Saya sendiri kurang tahu nama ayunannya apa, saya hanya minjem istilah dari salah seorang temen.big grin
*beliau pas masa hanimun-nya sering kesiniblushing

Ini adalah favorit saya kalau mengunjungi Folk Village tersebut, maen ayunan... Terutama ketika diayun sampai ketinggian makimum yang memungkinkan terjangkau.... 
Begitu di lepas, rasanya seperti 'terbang'...
*sedikit melebay

Jadi, kalau ada yang maen-maen ke Yeungnam University, jangan lupa mengunjungi Folk Village-nya. Terutama, jangan lupa buat nyobain ayunan 'hanimun' ini! Minta untuk diayun paling tinggi dan rasakan sensasinya begitu dilepaaskan...
 happy

Kasihan Si Anak Ayam


Apa yang pertama kali terlintas di pikiran kamu ketika melihat foto ini? Lucu, imut, ayam, sedih, ngantuk, tidur, biasa aja, monyong atau apakah?

Kalau aku, adalah kasihan.... sad

Tanya kenapa....

Friday, 16 December 2011

Suddenly

Dear blowing winds...

Suddenly...

I'm missing him

Missing him

Missing him so much

Could you please... ?

...Please... ?


sad

Oh, nooo...

Thursday, 15 December 2011

Jangan Panik Duluan, Ah!

Selain ceroboh, ternyata saya menemukan diri saya sendiri tergolong ke dalam tipe orang yang mudah panik.... Padahal, rasa panik (yang berlebihan) tersebut sebenarnya tidak perlu, toh pada akhirnya masalahnya tidak seburuk yang dibayangkan. Dan lebih dari itu, semuanya ya baik-baik saja ternyata....
*Lha wong namanya juga orang panik... Kalau tahu bakalan baik-baik saja dan gak akan kenapa-kenapa ya bakalan tetep duduk anteng enggak pake usreg segala, thoh...straight face

Adalah seperti kemaren malem... Saya ceroboh meletakkan external hard disk dalam kondisi 'nyolok' ke komputer di pinggiran meja, sedemikian sehingga entah kesenggol atau bagaimana tiba-tiba hard disk tersebut jatuh ke lantai. "Prakkkk", bunyinya lumayan keras. Saya memungut hard disk yang jatuh tersebut dengan sedikit was-was tapi masih berpikiran positif "Ah, palingan juga gak kenapa-napa". Kemudian saya coba colokin kembali ke komputer, dan ternyata gak ke-detect. Masih berpikiran positif dan saya coba colokin lagi sambil berharap kali ini bakalan menunjukkan tanda-tanda kehidupan; ke-detect. Owalah, ternyata setelah dicoba beberapa kali enggak kebaca juga. Lebih dari itu, muncul perintah di screen untuk mem-format isi si hard disk... Kondisi waktu itu saya sedang berada di lab sendirian...

 Si biang kepanikan malam itu


Mulailah kepanikan melanda... Dan lemes seketika... Saya enggak bisa ngebayangin kalau file-file semenjak saya kuliah S1 sampai lulus S2, file-file yang telah saya kumpulin di hard disk tersebut seketika lenyap tak bersisa...Betapa sedihnya... sad

Akhirnya saya nelpon temen yang jago IT menanyakan masalah tersebut... Masih ada harapan atau enggak buat di-recovery segala macem. Dan si teman tersebut mengintruksikan beberapa hal yang perlu dilakukan. Selang beberapa menit kemudian, saya iseng-iseng cobain lagi, eh alah kok langsung ke-detect... Ya Alhamdulillah banget... Untung waktu itu belum saya klik menu 'formatting'...

Saya jadi inget beberapa waktu yang lalu, mesin XRD trouble dikit udah panik minta ampun, mesin sputtering vacuum systemnya bermasalah; jadi usreg, komputer lab gak bisa nyala; juga panik (iya thoh, lha wong deadline submit ini itu sebentar lagi kok malah gak bisa dipake komputer-nya) dan entah berapa banyak kepanikan-kepanikan yang sebenarnya gak perlu lainnya yang telah berlalu... Lebih-lebih kalau lagi sendirian, lebih enggak banget lagi paniknya... I don't want to see

Terdorong rasa kesel dengan si panik (eh, tiba-tiba teringat kalau saya punya temen yang panggilannya "Panik" juga, sekilas info *abaikan*), akhirnya saya googling-googling bagaimana cara mengatasi rasa panik tersebut dan keluarnya kira-kira adalah begini :

Dr. Danardi Sosrosumihargjo., Sp. KJ, psikiater dari Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, “Panic disorder terjadi akibat gangguan pada suatu tempat di otak yang bernama nucleus cereleus.” Namun memang belum ada penelitian yang dapat membuktikan pencetus rasa panic itu sendiri. Tapi konon, faktor lingkungan di luar diri Anda berpengaruh besar sebagai pencetus rasa panic ini. Jika Anda punya kecenderungan mudah panik, bawalah selalu kantong plastik. Jurus ini diajarkan oleh Dr. Jan Sudir Purba. Bagaimana menggunakannya? Berikut ini tips-nya:
1.Tarik napas dalam-dalam melalui hidung, tahan sejenak, lalu keluarkan melalui mulut di kantong plastic tersebut.
2. Setelah itu, bernafaslah dalam kantong tersebut. Usahakan tidak ada udara masuk atau keluar dari kantong plastic –hanya udara dari hasil pernapasan Anda.
3. Lakukan selama 2-3 menit, atau sampai rasa panik mereda.
4. Menurut Dr. Yan, dengan cara mengeluarkan dan menghirup kembali CO2 (karbondioksida) akan menstabilkan kadar CO2 dan O2 (Oksigen) dalam tubuh Anda. Alasannya, hiperventilasi yang salah membuat tubuh Anda lebih didominasi oleh O2.
Sumbernya dari sini

Jadi intinya, bagi yang mudah terserang rasa panik : Bawalah selalu kantong plastik, ya?!
Kalaupun enggak kepake, setidaknya bisa multi fungsi; salah satunya adalah bisa jadi kantong muntahan... big grin

Setelah saya pikir-pikir, sebenarnya "panik duluan" itu ternyata adalah enggak perlu, karena pikiran kita jadi diliputi oleh hal-hal yang negatif dan kadangkala menghalangi untuk berpikiran jernih...

Oiya, sekedar info, bagi siapapun yang tiba-tiba menerima incoming call dari saya, dan mendengar suara saya sedang berlebay-lebay karena sedang panik (suatu ketika bahkan saya pernah menangis tersedu-sedu ketika nelponin orang), mohon untuk dimaklumi...
Entah kecenderungan atau apa, jika terserang rasa panik atau terbawa perasaan yang berlebihan, saya kok seringkali mencari/menelpon seseorang, yang bahkan hanya untuk sekedar mendengarkan suara 'manusia' saja...
Paling enggak memberikan rasa lega, "Oh, saya enggak sendirian..."
Dan siapapun itu bisa jadi targetnya...big grin

Friday, 9 December 2011

Resensi Buku : Madre

Ini buku sebenarnya udah selesai dibaca dari kapan tahun, tapi kelupaan mulu mau nulis review nya... T.T
Nitip si Edit pas pulang ke Indonesia liburan musim panas kemaren...
Senengnya kalo ada temen yang pulang, bisa nitip buku....

Madre... 
Mungkin bagi sebagian orang, judul ini terasa asing dan kurang familiar di telinga, dan kadang mengundang rasa penasaran. Begitu pula dengan saya sendiri, penasaran dengan "Madre" ditambah dengan kecintaan saya terhadap karya-karya sang penulis wanita hebat, siapa lagi kalau bukan Dewi Dee Lestari, yang lewat  karya-karya tulisannya mampu membuat banyak orang tersihir (lagi-lagi termasuk saya, telah berhasil dibuat terkagum-kagum oleh Supernova).

Sesuai dengan judulnya, Madre : Kumpulan Cerita, buku ini berisi 13 kumpulan cerita dan narasi pendek serta puisi hasil karya Dee. Cerita utama sebagai punggawa adalah subjudul 'Madre' itu sendiri dengan porsi yang jauh lebih banyak dibanding yang lainnya. Sebuah cerita yang tersusun apik, sarat akan "sesuatu" yang tak terduga sedemikian sehingga membuat pembaca nya seakan tidak mau untuk sekedar melepaskan Madre dari tangan, dan ingin terus untuk mengikuti alurnya. Setidaknya itu yang terjadi dengan diri saya sendiri, setibanya Madre di meja saya, kemudian saya buka bungkus plastiknya dan mulai membaca lembar demi lembar. Ini kisah yang menarik, begitu batin saya. Dee gilang gemilang memposisikan dirinya sebagai, seorang pria.

Adalah Tansen Wuisan, seorang yang mengira dirinya keturunan Sunda Manado, datang ke sebuah pemakaman. Jauh-jauh dia datang dari Pulau Bali ke Jakarta, ke sebuah pemakaman seseorang yang bahkan ia tidak mengenalnya. Keganjilan yang begitu mencolok, disebuah TPU Tionghoa, berdirilah seorang berkulit gelap dan berambul gimbal, seorang diri, yang tak lain dan tak bukan adalah dia sendiri. Sampai akhirnya seseorang yang menghampirinya, dan lewat seseorang yang ternyata pengacara ini, si Tansen mendapatkan warisan dari si yang meninggal, sebuah kunci dan secarik kertas berisi sebuah alamat. Seketika ia ingin segera menyelesaikan urusannya dan meninggalkan kota Jakarta. Pengacara tersebut kemudian mengantarkannya ke alamat yang tertera dalam wasiat dan di tempat tersebut bertemulah Tansen dengan Pak Hadi, seorang Tinghoa yang telah berusia cukup lanjut. Dari Pak Hadi inilah kemudian Tansen mengetahui sejarah hidupnya yang sebenarnya. Dalam sehari, sejarah hidupnya tiba-tiba berubah, ternyata dia berdarah seperempat Tionghoa dari kakeknya, neneknya yang berasal dari India ternyata adalah tukang roti. Dan yang paling ganjil, mereka berdua mewariskan anggota keluarga yang tidak pernah dia kenal sebelumnya, yaitu : Madre, adonan biang roti yang telah berumur puluhan tahun.


Penasaran khan dengan kisah berikutnya? Bagaimana kemudian Tansen bisa menghidupkan kembali sebuah pabrik roti tua yang mati suri, pertemuan Tansen dengan seorang "peri" bernama Mei yang kemudian terjalin cinta di antara keduanya, dan kisah-kisah pendek lainnya yang tak kalah menarik serta puisi-puisi apik karya Dee, kumpulan cerita Madre ini sangat recommended untuk dibaca...

Oiya, dari Madre ini juga, saya tahu bahwa ternyata aktivitas blogging bisa berujung kisah manis... Karena dari blog Tansen yang berisi catatan petualangan hidupnya, si Mei, peri yang luar biasa hebat, mengenal pria pemilik Madre tersebut...
Ih, jadi tambah semangat blogging deh... Instead of peri, siapa tahu ada seorang pangeran yang mampir kesini...happy

Tuesday, 6 December 2011

Dear Flu


Dear flu,

Please don't be on me right now, could you?
I really need my clear voice for tomorrow.
It's one of my big day.
Thank you for understanding~

*Getting little bit panic found my voice become throaty and sneezing when woke up in this morning
~Last night was very cold and windy...

Monday, 5 December 2011

Si Siti

Close session of thesis defense 끝

Alhamdulillah...

Nunggu hari Rabu buat open session...

Then, M.Sc. Eng will be mine.

ㅎㅎㅎㅎ Gak penting juga sebenarnya, toh S.T gue juga gak pernah dipake.

Apalah arti gelar sesungguhnya...

Ini adalah lebih ke sebuah proses...

Gue mau S.T mau M. Sc. Eng, tetep aja 바보~

"Dit, tulung fotoin gue dong, dokumentasi abis defense!"
"Gak mau ah"
"Kenapa emang?"
"Jealous. Gue pengen lulus juga sekarang. Sini, gantian ama gue Dham!"
"Jaaa elaahhh! Tinggal satu semester doang ini"
"Sini... sini.. potoin gue di meja gue sini"
"Gak mau"
"헐!성옥황, 사진 찍어 주세요!

"네~ 어디에?"
****************************************

:: Intermezzo ::

Pagi tadi ketika sahur bareng,

A : Eh, si Siti M******* itu siapa sih ya? Kok selalu muncul di time line facebook saya. Namanya lucu.
B : Hahaha... Nama saya dulu juga ada Siti Siti nya lhoh. Terus diganti jadi nama yg sekarang konon katanya gara-gara sakit-sakitan
A : Ah
seriusan? Siti siapa emang?
B : Siti Kusnari
A : Oh, iya?
B : Hahaha... baca pelan-pelan... si-ti-kus-na-ri
A : Aaahhh... Siyal! Saya percaya beneran gitu.
B : Tapi bener kok, nama saya dulunya emang ada Siti-Siti nya...
A : Siti siapa sih?
B : Hahaha.. Mau tau?

Si dia penasaran...

A : Iyaaaa, siapa sih?
B : Beneran mau tau?
A : Iyaaaa....
B : 비밀이야~
A : Aaaaa....
B : Tunggu episode berikutnya...


Si dia kemudian mendengus...


Yesss... *si B tersenyum puas

Btw, si B itu yang nulis postingan ini

Sunday, 4 December 2011

H-1

H-1 Close Session
H-3 Open Session

#iseng mode ondon't tell anyone
biru ==> warna paporit, semoga membawa keberuntungan... happy

Plus buat Arief yang kemaren nanya judul, nyoh tak kasih Rip... big grin

Bismillah....

~rasa campur aduk
rolling eyes


Friday, 2 December 2011

한국어 잘해요!


One day, on the airplane... Hong Chan Oppa, he repeated the information voice in English when airplane would arrive our destination. But suddenly he stopped and asked me;

"...your 뭐?"

"... your belonging, Oppa!"

"Oh, your listening in English is very good! I envy you!"

"I envy you, too, Oppa! Your Korean is very good!" ㅠㅠ

"Idham 뭐야~ 나는 한국 사람이야~"


He sweetly smiled...

*************

Another day, Ho Bom oppa came to my lab while I was trying to read an article in Korean character.

"Idham, your pronunciation is very strange!"

"So how do to read it correctly?"

Then, he read those article for me...

"Woohhh, 오빠 한국어 잘해요! 나는 한국어 못해요" ㅠㅠ

"Idham, 뭐야? Do you play on me? I'm Korean! 나는도 인도네시아어 못해!"

He looked angry but laughing as well.

"I'm living here for almost 2 years, but I still couldn't speak in Korean" ㅠㅠ

"너 바보야~"

"한국어 가르쳐 주세요!"

*Kerjaan gue kalo gak ada kerjaan, sama anak-anak Korea, ngerjain becandain mereka...

바보 사람~


A : Igo irem-i nuguyeyo?
B : Kkkkkk.... igo aniyeyo onni! You should use "i-saram". "Igo" is just used for 물건.
A : Aaa~ gereyo?
~Another Korean peoples around me were laughing...

************
 
Another time,

A : Igo chincha nappayo!
B : Kkkkkk... Igo? Ma is igo? Aaa~ OK... Ma is not a human.

Btw, A is me...
바보 사람~

Thursday, 1 December 2011

Jajajajajaja....


"Bu, saya mau langsung S3 ya? Mumpung ada kesempatan dan ini adalah cita-cita saya. Gimana, boleh gak?" 
"Hah, terus kapan kamu mau nikah? Kapan kamu berumah tangga? Inget sama umur! Kamu enggak kasihan sama adik kamu?
"Kenapa emang bu?"
"Lha iya, khan mesti nungguin kamu nikah dulu baru dia bisa nikah. Kamu mau nanti dilangkahin adik kamu? Kamu enggak kasihan sama diri kamu sendiri?"
"Gak apa-apa bu. Adik nikah duluan juga enggak apa-apa." *duh, dasar orang Jawa masih memegang teguh adat
"Bukan cuma itu. Kalau kamu S3 sebelum nikah, nanti kalau ada yang suka sama kamu, dia bakalan mundur dan gak berani maju liat latar belakang pendidikan kamu.
"Jodoh itu sudah ada yang mengatur khan, tenang saja bu"
"Emang berapa tahun rencananya?
"Cuma 4 tahun kok bu"
"Hah, 4 tahun? Bla... bla... bla... bla... "

Dan gue cuma bisa dengerin aja....
Ada rasa prihatin dan khawatir tersirat dari suara ibu.

Ujung-ujungnya, "Jaga diri baik-baik, kamu jauh dari keluarga. Ibu gak bisa ngapa-ngapain kalau kamu kenapa-kenapa, cuma bisa doain. Minum air yang banyak, inget batu ginjal kamu. Minum susu juga."
Ah, gue jadi tambah sedih... Gue jarang minum air putih dan gue gak terlalu suka sama susu.

Selama ini gue gak terlalu menganggap serius kalau orang lain ngomong mengenai urusan nikah dan mencari pasangan. Mungkin entah sudah berapa orang ngomong ke gue hal yang sejenis. Tapi kali ini, ibu gue sendiri yang ngomong. Dan ini bikin gue sangat kepikiran... Beberapa hari ini gue gak bisa tidur.... ㅠㅠ

Belum lagi roommate gue yang hampir tiap waktu mencekokin gue dengan hal serupa hampir seperti minum vitamin gue denger,
"Dham, buruan nikah lah sana. Atau paling enggak nyari calonnya dulu!
Terus paling banter gue jawab, "Nikah ama siapa cuy?"
"Cari sanaaaaaa!!!"
"Cariin gih!"
"Saya cuma khawatir kamu nanti jadi lupa"

Siapa orangnya yang gak mau menikah, punya keluarga dan punya pasangan... Cuma mungkin waktu nya aja yang belum...

Jajajajaja... Gue tertekan dengan urusan nikah-menikah!
Terus gue mesti menekan balik siapa? ㅠㅠ